Picture

Picture
**kebersamaan**

Motto

SUKSES ITU PENTING, TAPI BERSYUKUR JAUH LEBIH SUKSES . SEMANGAT!!!

Sabtu, 10 Desember 2011

Tips untuk mencegah mata minus


Mengonsumsi tomat dan berenang bisa mencegah terjadinya mata minus (myopia), karena air membantu melembapkan mata. Bahkan belakangan ini biji pepaya juga bagus dimanfaatkan untuk mengatasi mata minus dengan cara dibuat minuman. Pernyataan itu dikatakan dr Rini Mahendra dari RS Internasional Bintaro dalam seminar awam bertema Mata minus (myopia): Pencegahan dan kiat-kiat penyehatannya, Sabtu (10/4) yang diselenggarakan RS Internasional Bintaro. ''Mengonsumsi tomat setiap hari bagus untuk kesehatan mata. Demikian juga dengan berenang sangat disarankan untuk segala usia karena pada saat berenang posisi tubuh datar, indeks bias air berbeda dengan udara sehingga melatih akomodasi otot-otot iris. Selain itu, air juga melembapkan mata,'' jelas Rini. Menurut spesialis mata ini, dalam sebulan perlu disediakan waktu selama tujuh jam sebanyak dua kali untuk mengurangi stres. Sehingga, pikiran menjadi segar. Lebih lanjut, Rini menjelaskan, menangis merupakan bentuk dari produksi cairan mata yang keluar untuk melumasi kornea dan bagian teratas jaringan mata supaya tidak kering. Salah satu penyebab mata minus adalah mata terlalu kering. ''Mata minus atau myopia (shortsighted eye) dikarenakan bola mata terlalu panjang ukurannya, yaitu 19-20 mm. Hal itu disebabkan kekurangmampuan mata untuk berakomodasi pada saat harus melihat benda atau objek dengan jelas pada jarak jauh atau jarak tertentu.'' Penyebab lainnya, lanjutnya, adalah faktor keturunan yang diturunkan dari ibu atau bapak kepada anaknya atau faktor kebiasaan yang salah, seperti terlalu suka membaca dengan jarak dekat, terlalu lama menonton televisi atau di depan komputer, bekerja di tempat yang pencahayaannya terlalu kuat atau terang, kurangnya aktivitas fisik di luar rumah seperti olahraga, gizi kurang, kelelahan, stres, kurang tidur, dan sebagainya. Menurut data, kata Rini, negara yang kaya sinar matahari, seperti Asia banyak dijumpai penderita mata minus. Hal itu disebabkan cahaya matahari bisa menyilaukan mata. ''Pijat di sektar mata dan otot-otot muka, otot-otot punggung dan leher sangat diperlukan setelah mata beraktivitas penuh, di samping gizi berimbang,'' ujar Rini Selain itu kita juga dapat mengkonsumsi banyak vitamin A ataupun obat-obatan mata di saat mata sudah minus dengan harapan minus bisa dikurangi atau bahkan disembuhkan, dengan sangat menyesal itu tidak mungkin terjadi, apalagi dengan nilai negatif yang sudah tinggi seperti ananda ini. Konsumsi banyak vitamin A ini sebenarnya bisa mencegah seseorang menderita masalah penglihatan dan bisa mencegah makin memburuknya keadaan untuk seseorang yang sudah punya masalah penglihatan. Tapi perlu ditekankan di sini, pencegahan akan benar-benar efektif ketika seseorang benar-benar menghindari tindakan-tindakan yang bisa menyebabkan masalah pada penglihatan, seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya di atas. Tapi untuk sembuh secara permanen untuk masalah mata ini antara lain dengan operasi menggunakan sinar laser pada mata minus yaitu dengan 2 metode, yaitu : PRK (photorefractive keratectomy) dan LASIK (Laser in-situ keratomileusis). Disebutkan bahwa dengan teknik LASIK akan mendapatkan hasil akhir yang lebih stabil, dengan tehnik menyayat kornea kemudian dilaser setelah itu ditutup kembali. Kadang pada prosedur laser ini, untuk jangka panjang, bisa terjadi kekeruhan dari kornea (selaput bening mata) yang disebut sebagai HAZE. Dengan teknik LASIK, haze tersebut jarang terjadi. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dapat dipertimbangkan untuk menjalani tindakan LASIK pada penderita kelainan refraksi Yang terpenting diantaranya adalah: - Pasien harus mengerti tentang maksud, tujuan, baik dan buruknya tindakan LASIK ini. - Pasien harus berumur diatas 18 tahun. - Refraksi mata pasien harus telah stabil dalam kurun waktu satu tahun terakhir. - Pasien sudah tidak memakai soft contact lens minimal selama 14 hari berturut-turut, atau sudah tidak memakai hard contact lens selama 30 hari berturut-turut. - Bagian mata yang lain harus sehat - Pasien harus bersedia diperiksa ulang (kontrol) beberapa hari setelah tindakan LASIK tergantung pada dokter anda Di Jakarta telah ada Jakarta Eye Center untuk penanganan segala masalah mata. Sampai saat ini Jakarta Eye Center sudah mengerjakan LASIK ± 7000 kasus. Mengenai persentase keberhasilan tindakan LASIK dapat dilihat melalui pemeriksaan awal yang harus dilakukan, dan tergantung juga dari kondisi mata anda baik itu ketebalan kornea dan refraksi mata ananda, makin tinggi refraksi mata ananda makin dibutuhkan kornea yang tebal untuk mendapatkan hasil maksimal. Sebagaimana ananda ketahui, semua tindakan kedokteran mempunyai efek samping. Dalam tindakan LASIK, efek samping nyaris tidak ada. Hanya kadang-kadang timbul rasa sakit dalam proses penyembuhan yang berlangsung sehari. Rasa sakit ini dapat diatasi dengan obat-obatan penghilang rasa sakit (analgetik). Yang jarang terjadi adalah: - Kelebihan koreksi (Over Correction) - Kekurangan koreksi (Under Correction) - Regresi, artinya kelainan refraksi timbul kembali walaupun ringan dan ini biasanya terjadi pada penderita Miopia tinggi. Hal ini dapat dikoreksi dengan tindakan LASIK ulangan beberapa bulan kemudian. LASIK boleh dikerjakan sekaligus 2 mata, jadi kedua mata ananda bisa ditangani dengan satu kali tindakan operasi. Kami pernah buka website Jakarta Eye Center ini, dikatakan bahwa LASIK hanya dikerjakan pada hari Rabu, Kamis dan Jumat. Agar tidakan LASIK dapat segera dilakukan sebaiknya ananda datang untuk pemeriksaan awal sebelum hari yang telah disebutkan diatas, dengan memperhatikan syarat-syarat calon pasien LASIK. Proses penyembuhan membutuhkan waktu 1-2 hari. Di Eye Center ini terhimpun dokter-dokter Spesiali Mata yang telah ahli dalam prosedur LASIK, jadi tidak perlu khawatir, ananda akan ditangani oleh tangan yang benar. Perkiraan biaya untuk tindakan LASIK 2 mata yaitu Rp. 16.000.000,- ( enam belas juta rupiah ) biaya ini diluar biaya konsultasi, pemeriksaan penunjang dan obat setelah tindakan LASIK.
Untuk referensi lebih lanjut anda dapat mengunjungi website jakarta eye center ini di alamat http://www.jakarta-eye-center.com/indonesia/default.asp Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar