Picture

Picture
**kebersamaan**

Motto

SUKSES ITU PENTING, TAPI BERSYUKUR JAUH LEBIH SUKSES . SEMANGAT!!!

Jumat, 16 Desember 2011

Andai Al-Quran Bicara

Andai Al-Quran Bicara
by Ba'g'oez Setioe Boedi on Wednesday, 20 April 2011 at 14:13

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku

Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci

Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari

Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari

Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra



Sekarang engkau telah dewasa...

Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...

Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...

Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu

Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?



Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana

menyimpannya

Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu

Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa

Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian

Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.



Dulu...pagi-pagi...surat-surat yang ada padaku engkau baca beberapa halaman

Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di mesjid.....



Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau

nonton berita TV

Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.

Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...



Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka suratku (Basmalah)

Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi

Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu

Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu

Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku



Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja

Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu

Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun

E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan

Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu



Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku

Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV

Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga

Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk

Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah



Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari

Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu

Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali

Itupun hanya beberapa lembar dariku

Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu

Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.



Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila

engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan

diperiksa oleh para malaikat utusanNya

Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.



Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...

Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...

Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..

Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu

Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.



Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...

Di kuburmu nanti....

Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan

Yang akan membantu engkau membela diri

Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam

akhirat

Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu

Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu



Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari

Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci

Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui

Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.



Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...

Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu

Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu

Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu



Sentuhilah aku kembali... Baca dan pelajari lagi aku.... Setiap datangnya

pagi dan sore hari Seperti dulu....dulu sekali... Waktu engkau masih kecil

, lugu dan polos... Di mesjid kecil kampungmu yang damai Jangan aku engkau

biarkan sendiri.... Dalam bisu dan sepi.... inilah salah satu tanda matinya hati.



Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.





#copas dari fb Ba'g'oez Setioe Boedi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar